SHARE

Badan Penghubung Jawa Barat
15883
post-template-default,single,single-post,postid-15883,single-format-standard,bridge-core-2.5.8,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-theme-ver-24.3,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.2,vc_responsive

Gong

Gong

“Gong Factory”, tertulis jelas berwarna merah di tembok kuning yang sudah hampir pudar. Ya, pabrik gong yang jauh dari populer ini bernama Gong Factory, tetapi masyarakat Bogor mengenalnya sebagai Gonghom. Di bawah tulisan itu berjejer tanaman hijau yang menandakan masih ada kehidupan di dalam gedungnya. Pabrik berumur tua tersebut dikelola oleh Haji Sukarna dengan bantuan anaknya, Krisna.  Di Jalan Pancasan No. 17, tak jauh dari pusat Kota Bogor, Jawa Barat, berdiri pabrik gong tertua dan bisa jadi satu-satunya di Jawa Barat. Memang, agak sulit membedakan pabrik ini dengan rumah-rumah di tepi Jalan Pancasan yang berdempet dan padat di tepian hiruk-pikuknya Kota Hujan. Pabrik gong tersebut berjarak sekitar 2 kilometer dari Kebun Raya Bogor.

Sumber : berbagai sumber



WordPress Lightbox Plugin