SHARE

Badan Penghubung Jawa Barat
15690
post-template-default,single,single-post,postid-15690,single-format-standard,bridge-core-2.5.8,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-theme-ver-24.3,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.2,vc_responsive

Kampung Mahmud

Kampung Mahmud

Kampung Mahmud merupakan salah satu kampung adat yang terdapat di Kabupaten Bandung. Terletak di RW 04 Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Selatan.[1] Menurut masyarakat sekitar kampung Mahmud, kampung ini dibangun oleh Sembah Éyang Abdul Manaf yang merupakan turunan dari wali Cirebon, Syarif Hidayatullah. Kampung ini dibangun pada abad ke 15 Masehi. Pada saat itu Eyang Abdul Manaf pergi ke Mekah meninggalkan kampung halamannya dan tinggal di sana untuk waktu yang cukup lama. Suatu hari, Eyang Abdul Manaf merasa ingin kembali ke kampungnya. Sebelumnya, ia berdoa di suatu tempat yang disebut Gubah Mahmud dekat Masjidil Haram bahwa ia menginginkan sebuah kampung yang bebas dari penjajah. Kemudian ia membangun sebuah kampung memakai sekepal tanah yang ia bawa dari Gubah Mahmud dan diberi nama Kampung Mahmud. Tempat pertama yang digunakan untuk menyimpan sekepal tanah Mahmud diberi nama Masjid Paimbaran.



WordPress Lightbox Plugin