SHARE

Badan Penghubung Jawa Barat
15687
post-template-default,single,single-post,postid-15687,single-format-standard,bridge-core-2.5.8,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-theme-ver-24.3,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.2,vc_responsive

Sentra Sayuran dan Buah-buah

Sentra Sayuran dan Buah-buah

Hortikultura meliputi aneka sayuran dan buah-buahan serta tanaman hias yang merupakan komoditas yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi serta menjadi komoditas andalan Kab. Bandung serta Jawa Barat.

Daerah sentra produksi komoditas hortikultura di Kabupaten Bandung, terutama sayuran dan tanaman hias, umumnya terdapat di kawasan dataran tinggi yang memiliki jenis tanah andosol yang cukup subur, daerah tersebut meliputi; Kecamatan Cimenyan, Pangalengan, Kertasari, Pacet, Arjasari, Ciwidey, Pasirjambu, dan Rancabali. Komoditas yang paling banyak diusahakan meliputi; Kentang, Kubis, Wortel, Seledri, Bawang Merah, Cabe, Bloom Kol, Tomat. Selada, Sawi Putih, Sosin, Terung, dan sekarang strowberry.

Di beberapa daerah sentra produksi juga sudah diusahakan komoditas-komoditas ekslusif yang umumnya dipasarkan di pasar-pasar swalayan (super dan hypermarket), komoditas tersebut antara lain; Paprika, Tomat Cherry, Timun Jepang, Terung , Baby Corn Manis, Kobuca, Kailan.

Usahatani komoditas sayuran dan buah-buahan di Kabupaten Bandung umumnya sudah dilakukan dengan pendekatan agribisnis.  Beberapa petani/kelompok tani sayuran di Kecamatan Ciwidey bahkan sudah mampu menerapkan Good Agriculture Practises (GAP), Good Handling Practises (GHP), dan Good Manufacturing Practises (GMP).

Sumber : berbagai sumber



WordPress Lightbox Plugin