SHARE

Badan Penghubung Jawa Barat
15929
post-template-default,single,single-post,postid-15929,single-format-standard,bridge-core-2.5.8,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-theme-ver-24.3,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.2,vc_responsive

Tauco

Tauco

Home industry taucho
Selain manisan, kota Cianjur juga mendapat julukan kota Tauco dan salah satu tempat pembuatan taucho yang kami kunjungi adalah produksi taucho yang bermerek “Cap meong” yang beralamat di Jln. HOS Cokroaminoto No. 16 Cianjur. Produsen tauco pertama  di Cianjur adalah seorang warga keturunan Cina bernama Tan Ken Yan, yang mencetuskan ide pertama kali membuat tauco di Cianjur dengan merek dagang “Cap Meong” yang berdiri sejak tahun 1880 dan kini diwariskan kepada Ny.Tasma. Bahan utama Tauco adalah kedelai kuning, gula merah, tepung dan bumbu lainnya. Tauco merupakan produk yang diadaptasi dari negeri Cina, setelah biji kedelai kuning direbus, lalu ditambahkan garam dan mikroba alami, kemudian hasilnya tauco akan berwarna cokelat kemerahan.Rasanya gurih asin dan sering ditambahkan ke dalam aneka tumisan dan masakan lainnya.

Kapasitas produksi produsen tauco ini pun beragam, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu botol per tahunnya. Dalam proses pemasaran pabrik tauco cap Meong tidak memasang papan nama yang menunjukkan bahwa di sana dijual atau diproduksi tauco. Namun, kebanyakan konsumen yang ingin membeli tauco sudah mengetahui lokasi ini. Jika ada calon pembeli yang bertanya kepada warga Cianjur, warga akan menunjukkan tempat itu. Dalam produksinya salah satu pekerja mengungkapkan bahwa jumlah penjualan mereka menurun semenjak adanya tol cipularang, yang membuat lalu lintas Bandung-Jakarta ataupun Bandung-Bogor tidak melewati Cianjur lagi dan otomatis mengurangi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Cianjur. Sebagian besar pengrajin tauco di Kecamatan Cianjur membuka usahanya dengan modal sendiri, hanya sedikit saja yang mendapatkan modal bantuan dari bank mereka lebih memilih meminjam modal kepada kerabat atau saudara. Industri taucho ini masih sangat menjaga kualitas dan keaslian rasa dan mutu secara turun-temurun inilah yang membuat masyarakat mencintai produk mereka dan membuat industry ini masih bertahan sampai sekarang. Prospek bisnis ini sangat menjanjikan karena semakin hari industry yang tradisional seperti ini sudah jarang ditemui.

Sumber : Berbagai sumber



WordPress Lightbox Plugin